Apa Itu Keyword Density? Berikut Pengertian Lengkapnya


Ketika Sobat baru saja mengenal SEO (Search Engine Optimization) pasti Sobat akan menemukan istilah-istilah seperti ini. Keyword density jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia maka artinya adalah Kepadatan kata kunci. Pada artikel kali ini Saya akan membahasnya secara lengkap, singkat, dan padat yang sebagaimana sudah ditulis dibawah ini.


Pengertian Keyword Density

Keyword density adalah persentase pengulangan kemunculan kepadatan kata kunci atau frasa pada konten sebuah website yang dibandingkan dengan jumlah total kata pada konten tersebut. Tingkat kepadatan kata kunci pada konten dapat menentukan apakah konten tersebut berkualitas atau tidak.

Baca Juga Nih:

Sejarah Keyword Density

Pada awal kemunculan mesin telusur di tahun 1990-an, keyword density merupakan faktor penting keberhasilan suatu website untuk menduduki peringkat teratas di SERP (Search Engine Result Pages). Seiring perkembangan webmaster dari hari ke hari untuk menemukan cara menerapkan keyword density yang optimal, kini penggunaan keyword density yang berlebihan dapat menyebabkan halaman website dihukum. Hukuman tersebut berupa penurunan peringkat halaman.

Perhitungan Keyword Density

Konten yang berkualitas tinggi memiliki keyword density yang ideal, yaitu 1% sampai 3% pengulangan kata kunci. Untuk menghitung keyword density yang terdapat pada konten diperlukan sebuah rumus, yaitu (Jumlah pengulangan kata kunci di kali jumlah kata dalam kata kunci di bagi jumlah total kata dalam konten) di kali 100 sama dengan hasil.

Contohnya: jumlah kata dalam kata kunci “template blogger gratisan” adalah 3 kata, lalu jumlah pengulangan keyword pada konten sebanyak 5 kali pada konten yang berisi total 500 kata. Maka ( 5 x 3 / 500 ) x 100 = 3% yang berarti konten tersebut memiliki keyword density ideal yang merupakan indikator dari konten yang berkualitas.

Jika tidak ingin repot-repot menghitung secara manual, Sobat bisa memanfaatkan tool penghitung keyword density otomatis yang merupakan cara alternatif untuk menghitungnya. Banyak sekali website yang menyediakan tool penghitung keyword density otomatis gratis, diantarnya:


Selain website-website di atas, masih banyak lagi yang bisa Sobat cari sendiri di mesin pencari. Salah satunya yang sering Saya gunakan untuk menghitung keyword density adalah Keyword Density Checker atau Online Keyword Density Tool Free dari Small Seo Tools.

Tips Menerapkan Keyword Density

Dalam proses pembuatan konten, Keyword density harus diperhatikan secara optimal jika Sobat ingin mendapatkan hasil yang maksimal di hasil penelusuran mesin pencari. Salah satu upaya-nya adalah menjaga keseimbangan kata kunci agar tidak berlebihan maupun terlalu sedikit.

Jangan sampai persentase keyword density yang terdapat pada halaman konten sobat 0%, ini mengakibatkan halaman tersebut tidak bisa menduduki peringkat teratas di hasil penelusuran mesin pencari. Selain itu, persentasi yang terlalu tinggi (lebih dari 5%) juga tidak, Hal ini dapat membuat konten halaman situs Sobat bisa dianggap sebagai kontan sampah, atau konten tidak berguna di mesin pencari yang menyebabkan halaman konten tersebut mengalami penurunan peringkat.

Perlu Saya tegaskan, optimasi keyword density bukanlah faktor utama untuk mengantarkan halaman situs milik Sobat berada di halaman pertama di hasil penelusuran search engine. Mengingat ada beberapa faktor lain yang mempengaruhinya, seperti optimasi SEO On Page dan SEO Off Page menjadi alasan bahwa optimasi keyword density saja tidak akan cukup. Sobat harus benar-benar memahami cara optimasi mesin telusur yang tepat.

Seperti yang kita ketahui, bahwa Google terus memperbarui algoritma search engine miliknya. Dengan begitu Sobat diwajibkan untuk terus mempelajari SEO jika ingin berhasil memperoleh pengunjung yang melimpah.